Sabtu, 22 September 2012

Menembus Ruang Waktu

 Minggu pagi saya berjalan menuju pematang sawah di tepi kota bandung. Sendiri. Sepi dan gemerisik angin
Muncullah dalam hati saya pertanyaan, ketika di tengah2 alam yang begitu luas tanpa alat komunikasi tanpa gadget, TV, buku dll benar2 merasakan kuasaNya.
Sebagai manusia saya merasakan kecil, lemah dan tak bertenaga. Lalu apa yang manusia lakukan ketika mereka kecil tanpa sedikitpun kuasa?? mereka akan mencari Tuhannya

Saya membayangkan kondisi pulau2 di Indonesia yg terisolasi jauh dari dataran tak seperti di jazirah asia, arab n eropa dimana pengaruh kebudayaan sangat begitu kentara. Manusia Indonesia zaman dahulu tentu sangat beragam. Mereka bukanlah individu2 seragam seperti sekarang yang dipola oleh budaya Televisi Internet dll, yang efeknya dari sabang sampai merauke bisa sama2 tahu pukul 08.00 hari minggu ada film doraemon di RCTI.. :D

Apapun itu saya mulai memahami logika dan budaya orang

Mrs. Sweet
 Kiamat IT


Kegalauan Anak Manusia

 The Book of Eli



Tidak ada komentar: